Blog Features Opini

Valerio International Guitar Festival 2019 : Seberapa sulit sih mengadakan festival gitar? 

Oleh Theduardo Prasetyo

Kali ini saya sebagai salah satu kontributor Guitanesia berkesempatan menghadiri acara Valerio Guitar Festival 2019 sebagai juri dan juga pengisi acara. Tahun 2018 lalu, Guitanesia juga sempat menghadiri dan meliput acara yang sama di Yogyakarta. Ikut terjun dalam acara ini secara langsung membuat saya lebih berefleksi tentang organisasi sebuah acara dan juga tentang berkomunitas. 

Tim Valerio yang dibantu oleh tim sekolah musik Antonio dan komunitas mahasiswa-mahasiswi jurusan musik yang berusaha sebaik mungkin mengatur timing, memanggil peserta, dan banyak hal-hal kecil lainnya kadang kita tidak terbayang sebelumnya. Misalnya saja, memindahkan mikrofon dan kursi saat konser. Pekerjaan mereka tentu saja patut diapresiasi, seperti yang saya rasa mereka pun mengapresiasi usaha Valerio mengadakan acara yang memiliki nilai edukasi besar ini.

Acara yang disponsori oleh sponsor luar, seperti Visesnut Case, dan juga berpartner dengan festival-festival gitar luar negeri menunjukan usaha Valerio dalam menjalin relasi internasional yang penting juga untuk perkembangan gitaris-gitaris Indonesia. 

 

Pentingnya melihat ke dalam dan ke luar

Sebagai satu-satunya festival gitar internasional di Indonesia, Valerio Guitar Festival adalah wadah berkumpul dan menyalurkan bakat untuk gitaris-gitaris Indonesia. Ajang ini menurut saya baik untuk gitaris Indonesia dan juga gitaris partisipan dari luar, yang saat ini kebanyakan datang dari Asia, untuk bisa melihat perkembangan masing-masing. Selain gitaris Indonesia bisa melihat apa yang dilakukan gitaris luar, hal yang sama pun bisa dilakukan oleh gitaris luar. 

Selain melihat, kita pun bisa membangun relasi internasional. Belajar membangun relasi dengan orang asing, yang selain berbicara dengan bahasa yang asing, juga memiliki etika dan sopan santun yang berbeda. Dalam perkembangan yang semakin terbuka ini, kita pun akan semakin belajar berkomunikasi dengan orang asing. Dan semoga Indonesia, yang terkenal dengan ramah-tamah dan senyumnya ini, benar terbukti bisa membangun hubungan yang baik dengan orang dari berbagai kultur. 

Persaingan sehat meningkatkan kualitas

Seperti yang pernah saya tulis tahun lalu, persaingan yang sehat akan meningkatkan kualitas. Dengan melihat pemain luar yang datang ke Indonesia tahun ini, kita sebagai pemain, penonton, dan juga mungkin pengajar musik bisa melihat kemampuan peserta dari negara lain. Yang baik bisa kita ambil dan yang buruk bisa kita pelajari juga, agar hal yang sama tidak kita ulangi.

Tahun ini untuk pertama kalinya diadakan kategori di atas 40 tahun. Kebanyakan bukan lagi berprofesi sebagai gitaris, namun mereka masih berani tampil menunjukan kemampuannya di depan publik. Tentu saja ini adalah cambukan motivasi bagi anak-anak muda, termasuk saya, yang melihat gitaris-gitaris senior masih berlatih gitar dan mengembangkan kemampuan mereka. 

Jadi, Sulit?

Jawaban untuk pertanyaan itu bisa kita lihat di bagaimana berjalannya festival gitar tahunan Valerio di Yogyakarta yang tahun ini diikuti oleh lebih banyak peserta dibanding tahun-tahun sebelumnya, terutama di kategori junior. “Seberapa sulit sih mengadakan festival gitar?” Tentu saja jawabannya : Sulit. 

Bisa terbayang bagaimana tim harus mengurus banyak sekali hal; mulai dari hotel, makanan, meja, sponsor, peserta, tamu artis, penjemputan dari bandara, belum lagi soal administrasi.

Memang terlihat keletihan semua anggota panitia termasuk Pak Pius dan Pak Anton setelah satu weekend mengadakan acara ini. Tapi, terlihat juga senyum dan kesenangan mereka berkumpul dan melihat gitaris-gitaris yang tampil. Semoga acara ini terus berjalan dan bisa melahirkan banyak gitaris berkualitas dari Indonesia. 

 


TENTANG PENULIS :

cutmypic

THEDUARDO PRASETYO – @THEDUARDO.GUITAR

SEBAGAI GITARIS, THEDUARDO TELAH TAMPIL BAIK DI INDONESIA MAUPUN DI LUAR NEGERI. IA MEMULAI DENGAN BELAJAR GITAR DAN KEMUDIAN CELLO, DIMANA IA JUGA TELAH AKTIF BERMAIN DI ORKESTRA DAN ENSEMBLE DI JAKARTA. THEDUARDO SAAT INI SEDANG MENEMPUH STUDI MASTER DI HOCHSCHULE FÜR MUSIK “HANNS EISLER” BERLIN.

Advertisements

0 comments on “Valerio International Guitar Festival 2019 : Seberapa sulit sih mengadakan festival gitar? 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: