Music News

Live Report from the 2018 Frankfurt Musikmesse Part 3!

By Theduardo Prasetyo

For part 1 and 2 of this series, please click here (part 1) and here (part 2)

After 4 hours of walking around, trying to find interesting new products from more than 1800 exhibitors, I did find more new stuff for me that I had never seen before, or at least not just by seeing them through my laptop screen. In this part, I will show you more pictures of the new products that I have not shown before in the previous articles.


After walking through a very heavy black curtain that separated the sections in the hall, I suddenly saw a giant saxophone around 2,5 meters in front of my eyes. Of course this piqued my interest and I went straight to the company’s stand. The giant saxophone belongs to Lefreque, a French company that produces extra equipments for your wind instruments to improve the tuning and sound. The tuning and the sound of the instrument will be improved by strengthening the joints and connections with specially made bands or metal joints. Sadly, it was really noisy in the hall and I didn’t have the chance to hear the product being used.


Next stand I saw was a drum… nope, it was a lighting company…

Tweakdrum is also a French company that makes and invents drum-related products such as, chair with a bass drum attached to it and a lamp made out of 3 bass drums stacked up on top of each other. They also put extra lights inside your drums to make them glow, so you can put out a special performance on the stage.


Sinfonima is one of some insurance companies in Europe that specializes in insuring your instruments and musicians from students up to professionals. I think, this is something we musicians in Indonesia or Asia really need, an insurance for the instruments and yourself as a musician. So far, I have not seen any insurance company in Indonesia offering the same product they offer. Sinfonima will insure your instruments depending on the price of the instruments and they will also insure you, for example for hand injury, blindness, and disease that affects your ability to play.

Light panels

After I went through the sound system part of the Musikmesse where there were various products of headsets, speakers, notation and recording softwares, and microphones, I went to another hall showcasing lighting equipments. This is one of the most amazing parts of the Musikmesse for me. I never knew that there are so many types of LED panels and lights to choose from for a show. Hundreds of lighting specialist companies were placed in a big hall full of lights in any colors, types, and sizes. Plus they also had special effects companies, such as pyrotechnique, water effect, or fog effect, for the stages.



Afterwards, I walked around one more time to look for interesting things that I maybe had missed, and I almost missed nothing. Musikmesse has been a very nice experience and I enjoyed seeing so much stuff I had not seen before. Musikmesse is enjoying its success also in part because of the thriving German culture industries that involves thousands of music students and consumers, hundreds of companies, and also conservatories. Even last year more people went to classical music concerts than football matches.

Indonesia’s culture industry is currently on the rise and we have seen many developments over the years. I personally hope to be able to attend and enjoy such massive music expo in my own hometown in the future. But for now, after a long rainy day, I finished my day at Musikmesse by watching a cool performance by an accordeonist before I headed back to my AirBnB.


Thank you for reading this series and I hope you enjoyed it. Read more articles on our website and follow our social media for the latest updates. Lastly, Here are some extra pictures from the Musikmesse that I have not posted before.

Bahasa Indonesia


Oleh Theduardo Prasetyo

Untuk bagian pertama dan kedua dari seri ini, klik di sini (bagian 1) and sini (bagian 2)

Setelah berjalan-jalan selama 4 jam mencoba mencari produk-produk yang menarik dari lebih dari 1800 peserta pameran, saya menemukan beberapa barang-barang yang saya belum pernah lihat sebelumnya. Di bagian ini, saya akan menunjukan beberapa produk yang saya belum bahas di artikel sebelumnya.


Berjalan melalui tirai hitam yang sangat tebal yang membatasi bagian-bagian di dalam hall, saya tiba-tiba melihat saksofon raksasa sekitar 2,5 meter di depan mata saya. Tentu saja ini menarik perhatian saya dan saya langsung datang ke stand saksofon tersebut. Saksofon ini dimiliki oleh perusahaan Lefreque, sebuah perusahaan dari Prancis yang memproduksi perlengkapan ekstra untuk segala macam instrumen tiup yang memperbaiki intonasi dan suara instrumen tersebut. Intonasi dan suara dari instrumen akan terdengar lebih baik dengan memperkuat bagian-bagian dan koneksi alat tersebut dengan menggunakan gelang dari karet khusus atau sambungan dari metal (alat musik tiup biasanya terdiri dari beberapa bagian yang disambung menjadi satu). Sayangnya, pada saat itu suasana sangat berisik dan saya tidak bisa mendengar perbedaan suara dengan sangat jelas.


Di stand selanjutnya saya melihat sebuah drum… bukan, ini adalah perusahaan lampu.

Tweakdrum juga berasal dari Prancis dan mereka memproduksi (dan menciptakan) barang-barang yang berhubungan dengan drum, misalnya kursi dengan bass drum yang ditempel sehingga kamu bisa duduk sambil bermain bass drum dan lampu yang terbuat dari 3 bass drum yang disusun di atas satu sama lain. Mereka juga memasang lampu di dalam drum untuk membuat mereka menyala, sehingga kamu bisa tampil dengan spesial di atas panggung.


Asuransi untuk instrumen dan musisi, mulai dari murid sampai ke profesional. Saya rasa, ini adalah hal yang dibutuhkan musisi di Indonesia, sebuah asuransi yang melindungi instrumen dari kerusakan dan juga musisi sendiri. Sejauh ini, saya belum pernah melihat ada perusahaan asuransi di Indonesia yang menawarkan produk yang sama. Sinfonima akan mengasuransi instrumen berdasarkan harga dari instrumen tersebut. Mereka juga mengasuransi musisi dari misalnya, cedera tangan, kebutaan, dan penyakit yang bisa mempengaruhi permainan seorang musisi.

Light panels

Setelah saya berjalan melalui bagian sound system di Musikmesse, dimana saya melihat berbagai macam produk mulai dari headset, pengeras suara, piranti lunak untuk notasi dan rekaman, dan mikrofon, saya berjalan ke hall selanjutnya yang menampilkan peralatan lighting. Bagian ini adalah bagian yang cukup memukau untuk saya, karena saya tidak pernah tahu ada begitu banyak peralatan dan tipe dari panel LED yang bisa dipilih untuk suatu show. Ratusan perusahaan lighting ditempatkan di satu hall yang besar penuh dengan lampu dengan berbagai macam warna, tipe, dan ukuran. Plus mereka juga memiliki perusahaan yang menawakan special effects, misalnya api untuk panggung, efek air, dan juga efek embun.


Setelah itu, saya berjalan lagi satu kali lagi, untuk melihat hal yang mungkin saya lewatkan. Saya rasa, saya hampir tidak melewatkan apapun. Musikmesse adalah pengalaman yang baik untuk saya dan saya menikmati pengalaman melihat begitu banyak hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Musikmesse telah menikmati suksesnya karena juga industri kultur Jerman yang juga sukses yang melibatkan ribuan murid musik, pengguna dan penikmat, ratusan perusahan, dan juga institusi seni. Bahkan tahun lalu, lebih banyak orang datang ke konser musik klasik dibandingkan ke pertandingan bola.

Industri kultur di Indonesia juga saat ini sedang naik daun dan kita telah melihat banyak perkembangan di beberapa tahun terakhir. Saya sendiri berharap untuk bisa datang dan menikmati sebuah pameran musik sekelas ini di kota saya sendiri. Tapi untuk sekarang setelah satu hari yang panjang, saya mengakhiri hari saya dengan menonton penampilan akordeonis sebelum saya pulang kembali ke kamar AirBnB saya.


Terima kasih telah membaca seri Musikmesse ini dan saya harap kalian menikmatinya. Baca lebih banyak artikel lagi di website kami dan ikuti sosial media kami untuk perkembangan terakhir dari kami. Sekarang, ini beberapa foto dari Musikmesse yang belum saya unggah di artikel sebelumnya.





0 comments on “Live Report from the 2018 Frankfurt Musikmesse Part 3!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in: Logo

You are commenting using your account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: