Features Interview

Interview: Semarang Classical Guitar Community

There are still a lot of classical guitar lovers out there, but it is hard for them to meet and connect with each other. In the recent years we saw classical guitar communities popping up in a lot of places in Indonesia. Semarang Classical Guitar Community is one of them.

Semarang Classical Guitar Community was founded in 2011 in Semarang. Now we can find classical guitar concerts end events in Semarang almost every months. We interviewed its new head of the community, Milkha Azalia.

VSP_7940-768x509.jpg

KGKS was founded in 2011. In 2017 has KGKS reached its goals?

Until now some of our goals has been reached. We have tried to socialize classical guitar, which is very rare in city. We worked together with Semarang classical guitarists to introduce classical music to the people through our events such as “Gitaran Show” (our member’s mini concert). However, we still have a dream to organize a national or even an international classical guitar festival.

20507184_1885323301733681_260299051020448283_o.jpg

What are the problems that you had to deal with on your way to build this community?

The problem that often faces us is the busyness of each member, so that our programs are sometimes delayed.

How did KGKS keep running in the last 6 years?

By trying to build a relationship in a community through routine events such as “Gitaran Show”. We also tried to keep in contact with other communities and have each other support. For example we took part in their events

18209009_1843755159223829_3471591960733749758_o.jpg

In 2016 KGKS chose its new head of community, Milkha Azalia, who is still very young compared to other members. What was the reason? What changes has she done?

Founder (Yudha) said : The other founders and I have been seeing her work and potential to become the new head of the community. Aside from the fact that a female guitarist is rarely seen in Semarang, she has the connection and contact in the classical guitar world which is very helpful in organising events in the future.

Another member said : Aside from her motivation and sincere motives to reach our goals, regeneration is needed. The younger generation has the energy and fresh ideas to further develope the community.

What events are being planned for the near future?

We planned to held our monthly meeting, which is “sharingan” and Gitaran Show. We also have planned to organise a concert by Jubing Kristianto in October. For next year we plan to held a competition for young guitarist. Our motivation is to keep young guitarists motivated and practicing deliberately.


Bahasa Indonesia

Gitar klasik masih tetap dicintai dan dicari oleh masyarakat. Namun, sulit bagi para pemain untuk berkumpul. Belakangan ini mulai banyak komunitas dan perkumpulan gitar klasik bermunculan. Salah satunya adalah Komunitas Gitar Klasik Semarang.

Komunitas Gitar Klasik Semarang atau biasa disebut KGKS didirikan di tahun 2011 di Semarang. Sekarang para pecinta dan pemain gitar klasik di kota Semarang bisa menemukan acara-acara yang selalu digelar tiap bulannya. Kami mewawancarai ketua baru dari komunitas ini, Milkha Azalia.

KGKS dibentuk di tahun 2011. Di tahun 2017 ini, apakah KGKS sudah mencapai tujuannya?

Sampai saat ini, sebagian tujuan sudah tercapai seperti memasyarakatkan musik klasik khususnya kegiatan tentang gitar klasik yang masih sangat jarang di kota ini. Dengan merangkul gitaris klasik semarang kami mencoba memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat awam melalui kegiatan Gitaran Show (mini konser dari anggota KGKS) yang kami buat. Walaupun demikian, terdapat beberapa tujuan yang masih menjadi angan-angan kami yaitu festival gitar klasik yang bertaraf nasional maupun internasional.  

Dalam perialanan mencapai tujuan KGKS, masalah apa saja yang pernah dihadapi?

Masalahaling sering timbul adalah kesibukan dari masing-masing anggota sehingga program-program rutin kadang tertunda pelaksanaannya.

Bagaimana cara KGKS bisa bisa terus berjalan selama 6 tahun ini?

Berusaha untuk membangun sebuah hubungan kekeluargaan dalam sebuah komunitas dengan mengadakan kegiatan rutin seperti gitaran show. Kami juga berusaha menjalin hubungan dengan komunitas lain dan saling memberi dukungan sebagai sesama komunitas, seperti mengisi di kegiatan-kegiatan komunitas lain.

Pada 2016 KGKS berganti dibawah kepemimpinan Milkha Azalia yang notabene mungkin masih sangat muda diantara member lain. Apa alasannya? Dan apa perubahan yang sudah dilakukan?

Founder (Yudha): Alasannya karena sekian lama saya dan pengurus melihat Milkha mempunyai potensi besar untuk menjadi leader KGKS, disamping sosok sebagai sosok gitaris klasik wanita yang jarang di Semarang, dia juga memiliki jaringan dan hubungan yang luas dalam dunia gitar klasik, sehingga sangat membantu untuk memajukan KGKS dalam menyusun program-program ke depan.

Salah satu pengurus: Selain motivasi dan niat yang tulus untuk mencapai cita-cita, regenerasi sangat diperlukan karena generasi muda tentu mempunyai energi dan ide-ide yang lebih segar untuk mengembangkan suatu organisasi.

Apa acara-acara yang sedang direncanakan KGKS kedepannya?

Rencana kita akan mengadakan pertemuan rutin KGKS yaitu Sharingan (Sharinga dan gitaran) dan Gitaran Show setiap satu bulan sekali. Konser sendiri kita akan mengadakan dibulan oktober mendatang dengan bintang tamu Jubing Kristianto. Kita juga berencana untuk menyelenggarakan kompetisi Gitaris Klasik untuk anak-anak di tahun depan, yang tujuannya untuk memberikan motivasi kepada gitaris muda supaya dapat berlatih dengan sungguh-sungguh.

Advertisements

0 comments on “Interview: Semarang Classical Guitar Community

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: